sekretaris
daerah kab. takalar ir. h. nirwan nasrullah, m.si mewakili plt. bupati
takalar buka secara resmi bimbingan teknis (bimtek) penangangan konflik
pertanahan bagi camat, kasi pemerintahan, lurah dan kades se- kab.
takalar tahun 2016 di hotel ramedo makassar. jum’at, 11 nopember 2016.
bimtek
yang diselenggarakan oleh bagian pemerintahan setda. kab. takalar
tersebut berlangsung selama dua hari dari tanggal 11 s/d 12 nopember
2016 diikuti oleh para camat, kasi pemerintahan, lurah dan kades se-
kab. takalar.
kabag.
pemerintahan setda. kab. takalar hj. andi herny ah, se.,m.ap selaku
ketua panitia penyelenggara melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan
berdasar pada dpa bagian tata pemerintahan sekretariat kab. takalar
tahun 2016 tentang bimtek penanganan konflik pertanahan bagi camat, kasi
pemerintahan, lurah dan kades se- kab. takalar. bertujuan untuk
mensosialisasikan dan pembibingan dalam proses dan penyelesaian konflik
pertanahan, meningkatkan usaha pencegahan penyelesaian terkait dengan
konflik pertanahan melalui sosialisasi secara terus menerus kepada
masyarakatn serta untuk meningkatkan kerjasama pencegahan dan penegakan
hukum antara pemerintah kabupaten, badan pertanahan nasional, penegak
hukum dalam hal ini kepolisian dan kejaksaan untuk lebih mendorong
pengembangan kemitraan yang bersifat persuatif.
sekda
takalar dalam sambutannya mengatakan diantaranya, beliau mengharapkan
dengan adanya bimtek ini dapat lebih menambah wawasan serta pengetahuan
tentang tata cara penyelesaian masalah konflik pertanahan, sehingga
dapat meminimalkan benturan yang terjadi di masyarakat akibat ketidak
tahuan akan tujuan dan penanganan konflik pertanahan tersebut. beliau
juga mengingatkan kepada para peserta supaya waktu yang disiapkan dalam
bimtek tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan mengikuti
rangkaian acara secara penuh dan bersungguh-sungguh.
diakhir
sambutannya, beliau berharap dengan selesainya bimtek ini dapat
memberikan komitmen dari semua pihak untuk memaksimalkan upaya-upata
dari penerapan regulasi penanganan konflik pertanahan di kab. takalar,
output program ini betul-betul bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,
melalui kepala wilayah utamanya para penentu kebijakan di tingkat
kelurahan/desa maupun kecamatan yang tentunya bisa menindaklanjuti
program ini melalui sosialisasi di tingkat masyarakat serta dapat
mengimplementasikan dan menerapkan regulasi yang telah ada dan
didapatkan di tempat ini dalam pencegahan penyalahgunaan tanah negara
untuk kepentingan umum.
(dok. humas & pde)